Ganbatte Kudasai!!

Alhamdulillah.

Sebentar lagi kita jadi mahasiswa \(^_^)/  (Amin). Tapi sebelum kita benar-benar menyandang predikat “MAHAsiswa”, masih ada beberapa ujian yang harus dihadapi, puluhan soal yang harus dijawab. Namun, tak ada salahnya jika kita juga bersiap-siap memikirkan, menentukan, dan memastikan dengan seyakin-yakinnya.

Akan ke mana kita?

Pastinya secara umum  siswa yang telah lulus -termasuk kita *amin- dari SMA/SMK dan jenjang sederajat lainnya akan melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi baik Perguruan Tinggi Negeri / PTN maupun Perguruan Tinggi Swasta / PTS. Pada perguruan tinggi terdapat penjurusan mahasiswa berdasarkan subyek mata kuliah yang diambil. Setiap jurusan memiliki materi dan sifat pembelajaran yang berbeda-beda. Jurusan yang memiliki sifat yang serupa akan digabung dalam suatu fakultas, akademi, sekolah tinggi, dan lain sebagainya.

Perlu kalian tau, memilih jurusan kuliah bukan urusan yang mudah dan bukan persoalan yang sepele loh. Banyak faktor yang harus diperhitungkan dan dipikirkan masak-masak. Memilih secara tergesa-gesa tanpa memperhitungkan segala aspek akan berakibat fatal mulai dari kesadaran yang terlambat bahwa jurusan yang diambil tidak sesuai dengan kepribadian sampai pada drop out / DO atau dikeluarkannya seorang mahasiswa / mahasiswi karena dinyatakan tidak mampu mengikuti pendidikan yang diikutinya.Nah lo?  Maka dari itu pemilihan jurusan sedini mungkin harus mulai dipertimbangkan. Salah pilih jurusan merupakan bencana dan kerugian yang besar  di masa depan.

Dengan segala alasan itulah kali ini kita mau berbagi tips untuk teman-teman yang sedang bingung-bingungnya memilih jurusan. Setelah membaca beberapa referensi dari buku, bertanya dengan beberapa sumber terpercaya. Kesimpulannya, milih jurusan di perguruan tinggi itu gak terlalu sulit kok kalau teman-teman memperhitungkannya sesuai dengan poin-poin di bawah ini. Mau tau? Let’s read it!

1. Menyesuaikan Cita-Cita, Minat dan Bakat

Bagi teman-teman yang telah memiliki cita-cita tertentu, maka lihatlah jurusan apa yang dapat membawa menuju profesi atau pekerjaan yang diinginkan tersebut. Janganlah memilih jurusan teknik geodesi jika ingin menjadi seorang dokter ahli kandungan dan jangan pula memilih jurusan sastra jawa jika bercita-cita menjadi polisi -gak nyambung banget kan?-.

Sesuaikan jurusan yang ingin diambil dengan minat dan bakat kalian. Jika tidak menyukai hitung-hitungan janganlah mengambil jurusan matematika dan jika tidak menyukai menggambar jangan mengambil jurusan teknik sipil. Kemudian lihat bakat saat ini. Mengembangkan bakat yang sudah ada disertai dengan rasa suka dan cita-cita pada suatu jurusan studi akan menjadi pilihan yang tepat.

2. Realistis

Selain menyesuaikan keinginan dan minat, kita juga harus berpikir realistis. Jangan terlalu idealis. Tanpa bermaksud mendeskreditkan jurusan-jurusan tertentu, ketika kita sangat menyukai seni berpuisi atau tertarik dengan kajian-kajian islam, bukan berarti serta merta kemudian memilih jurusan sastra Indonesia atau sastra arab.

Namun teman-teman bisa menjalankan ketertarikan kalian tersebut di luar bangku kuliah, misalnya mengikuti komunitas bahasa atau kajian-kajian islam di universitas. Mengapa? Karena lapangan pekerjaan sejenis jurusan-jurusan tersebut, sangat sulit diperoleh. Bukankah tujuan kuliah adalah untuk memperoleh pekerjaan?

3. Informasi yang Sempurna

Carilah informasi yang banyak sebagai bahan pertimbangan sobat untuk memilih jurusan. Cari dan gali informasi dari banyak sumber seperti orang tua, saudara, guru, teman, bimbel, tetangga, konsultan pendidikan, kakak kelas, teman mahasiswa, profesional, dan lain sebagainya. Jangan mudah terpengaruh dengan orang lain yang kurang menguasai informasi atau ikut-ikutan teman / trend.
Internet juga merupakan media yang tepat dan bebas untuk bertanya kepada orang-orang di dalamnya tentang apa yang ingin kita ketahui. Cari situs forum atau chating melalui messenger dengan orang yang dapat dipercaya. Semua informasi yang didapat dirangkum dan dijadikan bahan untuk membantu memilih jurusan.

4. Lokasi dan Biaya

Ini juga penting nih. Biaya dan lokasi. Mengapa? bagi orang yang hidup dalam ekonomi atas, memilih jurusan tidak akan menjadi masalah. Biaya yang nantinya harus ditanggung dapat diselesaikan dengan mudah baik dari pengeluaran studi, biaya hidup, lokasi tempat tinggal, dan lain sebagainya. Bagi masyarakat golongan menengah ke bawah, lokasi dan biaya merupakan masalah yang sangat diperhitungkan. Jika dana yang ada terbatas maka pilihlah lokasi kuliah yang dekat dengan tempat tinggal atau lokasi luar kota yang memiliki biaya hidup yang rendah. Pilih juga tempat kuliah yang biaya pendidikan tidak terlalu tinggi. Jika dana yang ada nanti belum mencukupi, maka carilah beasiswa, keringanan, pekerjaan paruh waktu / freelance atau sponsor untuk mencukupi kebutuhan dana. Tapi ingat! Jangan  jadikan pula uang sebagai faktor yang sangat menghambat masa depan. Masa depan kita itu tergantung dari diri kita sendiri. So, gak perlu putus asa. Semua masalah pasti ada solusinya.

5. Daya Tampung Jurusan / Peluang Diterima

Perhatikan daya tampung suatu jurusan di PTN dan PTS favorit. Pada umumnya memiliki kuantitas yang terbatas dan diperebutkan oleh banyak orang. Jangan membebani diri dengan target untuk berkuliah di tempat tertentu dengan jurusan tertentu yang favorit  karena bisa membuat kita stress kalau keinginan kita itu tidak terpenuhi. Berpikir realistis itu perlu dan penting.

Buat banyak pilihan tempat kuliah beserta jurusannya. Ukur kemampuan untuk melihat sejauh mana peluang menempati suatu jurusan di tempat favorit. Adanya seleksi masuk yang bermacam-macam dapat menjegal masa depan studi jika tidak dipersiapkan dan diperhitungkan matang-matang. Pelajari soal-soal seleksi dan ikuti ujian try out sebagai percobaan dalam mengukur kemampuan yang teman-teman miliki.

 

6. Masa Depan Karir dan Pekerjaan

Lihatlah ke depan setelah lulus nanti. Apakah jurusan yang teman-teman ambil nanti dapat mengantar ke pintu kesuksesan? mendapatkan pekerjaan dan karir yang baik? Banyak jurusan-jurusan yang saat ini lulusannya menganggur tidak bekerja. Tidak hanya orang dari jurusan tertentu saja yang dapat bekerja pada suatu profesi, karena saat ini rekrutmen perusahaan dalam mencari tenaga kerja tidak melihat seseorang dari latar belakang pendidikan saja, namun juga pengalaman. Tetapi jika kompetensi, keberanian dan kemampuan teman-teman jauh dari orang-orang normal, maka jurusan apapun yang teman-teman ambil sah-sah saja.
Biarkanlah hati dan akal sehat bicara tanpa adanya campur tangan dari orang lain. Konsultasikan dengan orang tua dan orang lain yang kalian percayai. Pemilihan jurusan kuliah sangat menentukan masa depan.

7. Berdoa

Setelaj kita berikhtiar dengan semua poin di atas, terakhir adalah dengan berdoa. Yupz! Doa itu hebat loh. Banyak cerita-cerita menarik dari teman-teman kita yang sudah membuktikan kehebatan doa. Ada yang awalnya nggak yakin milih jurusan apa, setelah berdoa dan meminta petunjukNya, akhirnya terpilihlah jurusan yang benar-benar terbaik untuknya. Terbukti! -kisahnya akan ditampilkan di posting berikutnya, Insya Allah- Jadi intinya, doa itu adalah ujung dari usaha kita, sebuah pengharapan, usaha dalam mencapai dan mendapatkan keyakinan yang penuh. Keyakinan yang benar dan tentunya sesuai dengan apa yang diperintahkanNya. Saat semua sudah dilakukan dan teman-tean merasa belum yakin benar, kembalilah padaNya, dan semua jalan menuju keyakinan akan terbuka.

SELAMAT BERJUANG!

ZUTTO GANBATTE KUDASAI!!

 

 

-Hasna-

 

5 responses »

  1. dikka mengatakan:

    hehheeh*oke dhe,,

  2. halida mengatakan:

    bagus. bisa bwt masukan, kbtulan sy masih ada 2 tahun utk mempersiapkan kuliah… smoga Allah Memberikan yang terbaik untuk kita semua🙂 Amin.

    • ujiankusukses mengatakan:

      salamualaikum Halida. Terimakasih. Masih butuh banyak saran agar benar-benar lebih bermanfaat lagi. Semoga dua tahun ke depan Halida mendapatkan pilihan sesuai dengan apa yang Halida inginkan. Selamat berjuang. Selamat belajar.

  3. Project9971 mengatakan:

    trimakasi atas pencerahanya

Share your opinion here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s