Pengumuman kelulusan UAN ntuk para siswa SMA/SMK/MA memang sudah disampaikan. Bagi yang lulus, tentu itu menggembirakan. Juga melegakan. LAlu, bagaimana meluapkan kegembiraan itu?

Ada yang dengan berjalan kaki, dari sekolah hingga sampai di rumah.
Ada yang dengan corat-coret lalu bikin konvoi.
Ada yang melakukan sujud syukur secara spontan. Malah ada yang sujud syukur ‘berjamaah’.
Ada sekolah yang mewajibkan para siswa berangkat ke sekolah dengan mengenakan batik (jadi setelah kelulusan insyaallah nggak kepikiran untuk corat-coret).
Ada yang meminta siswa tetap di rumah. Yang menerima kabar lulus tidaknya adalah wali murid/orang tua. Merekalah yang diundang pihak sekolah.

Lebih dari semua cara itu, kelulusan perlu disikapi dengan bijaksana. Daripada hura-hura, mendingan tasyakuran saja. Sambil mengungkapkan rasa syukur kepada Allah ta’ala, sekaligus mengundang pihak yang kurang beruntung (anak yatim/panti asuhan). Berbagilah kebahagiaan dengan mereka. Insyaallah lebih bermakna. insyaallah jadi tabungan untuk kelak di surga.

Share your opinion here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s